29

Alvaro Morata

BIOGRAFI

Alvaro Morata menyelesaikan kepindahannya dari Real Madrid ke Chelsea pada 21 Juli 2017. Pemain depan yang kuat, cepat, dan berteknik mumpuni ini mahir bermain di depan dan memberi peluang bagi rekan-rekan setimnya. Pergerakan Morata dengan atau tanpa bola selalu mereportkan bek-bek lawan, baik ketika berlari dari kedalaman dengan kecepatan tinggi maupun mengincar tembakan dari dalam kotak 18 yard.

Morata melakukan debutnya untuk Real Madrid tak lama setelah ia berulang tahun ke-18 usai tampil mengesankan bersama tim yunior mereka. Ia mulai tampil regular di musim 2012/13. Assistnya ke Karim Benzema membuahkan kemenangan penting di laga El Clasico musim itu. Gol pertamanya untuk klub ia kemas saat menang di Levante.

Semusim kemudian, Morata mencetak delapan gol di liga, dengan rata-rata satu gol per 70 menit, di bawah mantan bos Chelsea Carlo Ancelotti. Ia membuka koleksi golnya di Liga Champions pada tahun di mana Real menjadi juara kompetisi tersebut untuk ke-10 kalinya. Di final, Morata diturunkan ketika timnya sedang tertinggal. Akhirnya, mereka menang 4-1 dari rival sekotanya, Atletico.

Juventus, yang kala itu dibesut oleh Antonio Conte, mendaratkan si striker di musim panas 2014 dan ia langsung jadi pemain regular bagi tim yang mendominasi sepak bola Italia itu meski pada saat ia bermain, Conte sudah melepaskan jabatannya demi menjadi manajer tim nasional Italia.

Juve dengan mudah menjuarai Serie A pada 2015 dan 2016, dan dibantu dengan penampilan menonjol Morata. Ia juga membantu timnya maju hingga final Liga Champions di musim pertamanya di Turin. Tetapi, kali ini ia harus menelan kekalahan meski sempat menyamakan kedudukan dengan membobol gawang Barcelona dari dekat dalam laga di Berlin.

Real mengaktifkan klausul pembelian kembali pada musim panas 2016 dan ia pun menjalani musim paling produktifnya dalam kariernya sejauh ini di Bernabeu dengan mengemas 20 gol di semua kompetisi dan menjuarai La Liga serta Liga Champions. Di final, ketika berhadapan dengan mantan klubnya, ia diturunkan sebagai pengganti di fase akhir pertandingan.

Ia melakukan debutnya di Chelsea dengan menjadi pengganti dalam laga Community Shield kontra Arsenal pada Agustus 2017. Ia mencetak gol perdananya saat menjamu Burnley di laga berikutnya, yang juga berakhir dengan kekalahan. Gol-gol yang ia ciptakan berikutnya, ke gawang Everton dan Leicester, menjadikan tiga gol pertamanya bagi Chelsea selalu dicetak dengan kepalanya. Setelah itu, menyusul hat-trick ke gawang Stoke pada September 2017.

Morata mencetak gol lewat sebuah sundulan di Madrid ketika Chelsea menjadi tim Inggris pertama yang bisa memetik kemenangan di markas Atletico.

photo of Catatan bersejarah Catatan bersejarah

Dalam sebuah laga panas di 2017, tandukan keras Morata ke gawang Manchester United, yang membuat gawang rekan setimnya di timnas, David De Gea, bobol. Gol tunggal itu menjadi penentu kemenangan penting kami, untuk bangkit dari kekalahan di Roma pada laga sebelumnya.

Gol itu berasal dari umpan silang Cesar Azpilicueta, penyuplai umpan bagi si penyerang tengah, yang perannya sangat menonjol musim ini. Kerja sama mereka kembali membuahkan gol ke-10 Morata di Premier League, yang diciptakan di Boxing Day. Sangat disayangkan, di akhir 2017 hingga awal 2018, penampilan si striker terganggu akibat cedera dan skorsing.

Karier Internasional

Setelah jadi topskor Spanyol yang menjuarai turnamen Piala Eropa Under-19 2011 dan Euro Under-21 2013, Morata masuk dalam skuat tim nasional Spanyol pada November 2014 dalam laga kontra Belarusia.

Kemudian, di musim yang sama, ia berhasil mencetak gol perdananya bagi timnas, di laga kualifikasi Euro. Di putaran final Piala Eropa 2016, ia mengemas tiga gol, yang dua di antaranya dicetak dalam kemenangan penting atas Turki dan Kroasia.

Di pekan-pekan pertama kariernya di Chelsea, ia juga mencetak gol bagi Spanyol kala menang atas Italia di laga kualifikasi Piala Dunia.