20

Callum Hudson-Odoi

INFORMASI PRIBADI

  • Nama

    Callum Hudson-Odoi
  • TANGGAL LAHIR

    7 November 2000 (usia 21)
  • Tempat Lahir

    London, Inggris
  • Tinggi

    1.78m (5 ft 10 in)
  • Berat

    78 kg
  • Posisi

    Pemain Depan
  • Nomor

    20

BIOGRAFI

Callum Hudson-Odoi adalah penyerang yang bergabung dengan klub di kelompok usia Under-8 dan terus mencetak gol dan mengkreasikan gol selama berstatus sebagai pelajar. Dia sangat berbakat, punya kemampuan individu yang sangat bagus dan bisa bermain di berbagai posisi di lini serang.

Akademi

Sebagai anggota reguler di tim yunior selama musim 2016/17, dia memainkan peran kunci dalam raihan Treble di level itu di tahun yang sama, antara lain gol-gol yang tercipta di putaran kelima, semifinal, dan final FA Youth Cup.

Dia juga membantu skuat binaan kami melangkah ke semifinal Checkatrade Trophy dan tim Under-18 di FA Youth Cup. Dia mengemas dua gol di final.

2017/18

Pada Januari 2018, dia melakukan debutnya di tim senior Chelsea ketika turun di ajang FA Cup dan menang atas Newcastle United. Setelah itu, dia bermain tiga kali lagi sebagai pengganti, salah satunya di laga pertamanya di Premier League, kala menjamu Bournemouth. 

2018/19

Setelah tampil impresif sepanjang pramusim, di musim panas 2018, termasuk setelah menjadi starter dalam laga kontra Manchester City di ajang Community Shield, remaja ini dikonfirmasikan menjadi bagian dari skuat senior musim 2018/19.

Setelah dua kali menjadi pemain pengganti di Liga Europa, ia kemudian dimainkan sebagai starter untuk kali pertama saat melawan PAOK Salonika dan menyempurnakannya dengan mencetak gol pertamanya untuk Chelsea di babak kedua.

Hudson-Odoi mulai tampil lebih sering di awal 2019 dan berhasil membuat assist untuk kedua gol Alvaro Morata saat menyingkirkan Nottingham Forest di ajang FA Cup, lalu dimainkan sejak menit pertama di leg pertama semifinal Carabao Cup kontra Tottenham. Dia tampil apik dan sepakannya yang dilepaskan di babak pertama masih menerpa tiang gawang.

Dia mencetak gol lainnya saat melawan Sheffield Wednesday, masih di FA Cup, dan Malmo serta Dinamo Kiev di Liga Europa. Dia menjadi starter empat kali beruntun di Premier League sepanjang April dan tampil impresif sebelum terkena cedera Achilles yang memaksanya mengakhiri musim mengesankan itu secara prematur. Dia menutup musim dengan catatan 24 penampilan dan lima gol.

2019/20

Pada 19 September, Hudson-Odoi menyatakan komitmennya kepada Chelsea dengan menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun.

Sepekan kemudian, setelah penantian yang panjang, ia kembali beraksi dan melengkapinya dengan sebuah gol dalam kemenangan telak atas Grimsby di ajang Carabao Cup. Di 10 laga berikutnya di semua kompetisi, dia selalu tampil entah sebagai starter atau pemain pengganti, yang merupakan comeback dirinya setelah cedera panjang.

Dia lebih sering bermain sebagai pemain pengganti karena Frank Lampard lebih memilih pemain yang lebih berpengalaman selama bulan-bulan awal musim dingin, tetapi Hudson-Odoi kembali ke starting line-up pada Januari untuk mencetak gol beruntun melawan Nottingham Forest di Piala FA dan Burnley (di bawah ) di Liga Premier.

Cedera pada Februari membuatnya absen hingga setelah berhentinya sepakbola karena pandemi Covid berakhir, dia menjadi pemain reguler dari bangku cadangan saat kami mengamankan finis empat besar pada akhir musim lalu dan bermain di babak 16 besar Liga Champions leg kedua di Bayern Munich.

2020/21

Setelah memainkan peran yang meningkat selama musim 2019/20, Hudson-Odoi melanjutkan tren dengan naik tingkat tampil lebih sering, meski sebagai cadangan, di Premier League. Dia muncul sebagai pemain pengganti ketika kita bangkit dari ketinggalan tiga gol untuk memaksa hasil imbang 3-3 di markas West Bromwich Albion. Gol kedua disumbangkan olehnya.

Pemain sayap ini memberi dampak yang lebih besar di awal kampanye Liga Champions kita. Dia tamppil dalam lima penampilan grup pertama kita serta membuka gol pada kemenangan tandang di Krasnodar dan Rennes. Gol-gol itu sekaligus menjadi yang pertama baginya di kompetisi antarklub Eropa. Namun, cedera membuatnya absen hampir sepanjang Desember.

Begitu kembali dari cedera tersebut saat Natal, Chelsea sedang dalam periode sulit. Satu dari beberapa hal positif pada periode ini adalah penampilannya yang memikat dari bangku cadangan saat pergantian tahun. Dia memberikan energi yang dibutuhkan tim.

Dia juga tampil konsisten, mencetak gol hiburan ketika dikalahkan Manchester City, serta membantu jalan kita di Piala FA dengan satu gol dan satu assist dalam kemenangan 4-0 atas Morecambe. Dia juga membantu Tammy Abraham mencetak gol ketiga dalam kemenangan atas Luton Twon pada pertandingan terakhir Frank Lampard sebagai bos Blues.

Kejutan besar dimunculkan Thomas Tuchel pada daftar susunan pemain pertamanya selaku pelatih kepala Chelsea, yaitu Hudson-Odoi ditempatkan sebagai posisi tak biasa, yakni bek sayap. Namun, itu justru keputusan yang memberi inspirasi karena dia tampil baik saat bermain imbang di markas Wolverhampton Wanderers.

Kemampuan serbabisa yang serta merta muncul itu terbukti penting. Pemain 20 tahun ini ditampilkan beberapa kali sebagai bek sayap mau pun pemain sayap tradisional sesuai lawan yang dihadapi. Kepercayaan Tuchel dibuktikan dengan 13 penampilan Hudson-Odoi dalam 19 pertandingan Premier League di bawah kepelatihannya; serta penampilan di setiap pertandingan Piala FA kecuali semi-final.

Timnas Inggris

Meski masih berstatus sebagai pelajar, dia sudah mewakili tim nasional Inggris Under-17 di Piala Eropa 2017 untuk kelompok usia tersebut, mencetak gol di final kala tim Singa muda kalah adu penalti dari Spanyol.

Kemudian, di tahun yang sama, dia tampil di Piala Dunia Under-17 dan membantu Inggris membalas kekalahan dengan mengalahkan Spanyol dengan skor 5-2 di final. Hudson-Odoi tampil di setiap laga di turnamen tersebut dan membikin tiga assist saat melawan Spanyol. Kemenangan itu menambah koleksi medalinya di 2017.

Ia kemudian menciptakan sejarah dengan menjadi pemain termuda Chelsea yang bermain di tim nasional Inggris, di usia yang baru 18 tahun. Itu juga membuatnya menjadi pemain termuda yang melakukan debutnya di Inggris dalam pertandingan kompetitif.

Dia diturunkan dari bangku cadangan di 20 menit terakhir kala tim Tiga Singa menang besar atas Republik Ceko di babak kualifikasi Euro 2020 yang dilangsungkan di Wembley. Dia juga membantu terciptanya gol kelima kami malam itu. Beberapa hari kemudian, dia bermain sejak menit pertama untuk Inggris di Montenegro dan mencatatkan assist untuk rekannya di Chelsea, Ross Barkley.