23

Michy Batshuayi

BIOGRAFI

Michy Batshuayi menyelesaikan transfernya dari Marseille ke Chelsea pada 3 Juli 2016 dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

Seorang striker yang cepat dan kuat, Batshuayi sangat didambakan datang ke Stamford Bridge setelah mengembangkan reputasi sebagai finisher handal di Prancis dan Belgia. Terampil dan dengan kemampuan untuk mengalahkan bek lawan dengan kaki yang cepat, ia merupakan ancaman di udara dan juga lihai saat menguasai bola dan menghubungkan permainan.

Saat ini ia adalah bagian dari skuad Belgia di Euro 2016 dan mencetak gol dengan sentuhan pertamanya pada debut turnamen hari Minggu lalu, mengonversi umpan silang dari rekan setim barunya di Chelsea, Eden Hazard dalam kemenangan 4-0 atas Hongaria.

Batshuayi mengatakan: "Saya bahagia untuk menandatangani kontrak dengan salah satu klub terbesar di Eropa dan memulai bab berikutnya dalam karier saya. Saya harap saya dapat membantu Chelsea memenangkan banyak trofi selama waktu saya di Stamford Bridge.”

“Eden Hazard dan Thibaut Courtois telah mengatakan kepada saya banyak hal yang baik tentang klub ini, dan dengan Antonio Conte datang itu merupakan waktu yang menarik untuk menjadi pemain Chelsea."

"Ini adalah kesempatan yang fantastis untuk diri saya sendiri dan keluarga saya, saya menatap ke depan untuk bermain di Premier League musim depan."

Di bulan pertamanya di Chelsea, ia lebih abnyak dimainkan sebagai pemain pengganti di laga perdana musim itu, menjamu West Ham United, Batshuayi dimasukkan ketika skor 1-1 dan sukses memberikan umpan dengan sundulan yang berujung pada gol kemenangan Diego Costa di menit 89.

Lima hari kemudian, masih sebagai pengganti, Batshuayi mencetak satu dari dua gol saat kami membalikkan keadaan dan menang di Watford, membuka catatan golnya di Chelsea dengan sebuah tembakan jarak dekat memanfaatkan tembakan Eden Hazard yang dimentahkan ke jalurnya. Tiga hari kemudian, ia mencetak dua gol ke gawang Bristol Rovers di laga debut penuhnya di League Cup di Stamford Bridge.

Antonio Conte menjelaskan bahwa striker muda ini perlu mempelajari apa yang dibutuhkan oleh Premier League sehingga ia memilih untuk memainkan Eden Hazard sebagai pusat serangan ketika Diego Costa tidak bisa tampil di kompetisi itu, tapi pada awal Januari 2017 Batshuayi dimainkan sebagai starter di ajang FA dan ia meresponnya dengan baik lewat sebuah gol dan assist.

Tak diragukan lagi, momen terhebat Batshuayi di musim pertamanya di Chelsea adalah ketika mencetak gol yang memastikan gelar juara Premier League di markas West Bromwich Albion pada Mei. Si pemain Belgia baru menginjakkan kaki di lapangan selama beberapa menit ketika Cesar Azpilicueta mengoper bola ke muka gawang dan dengan sukses disontek oleh si striker. Namanya pun masuk ke dalam catatan sejarah Chelsea.

Musim itu berakhir positif untuk Batshuayi, yang kemudian juga mencetak gol saat kami menang 4-3 atas Watford, lalu membikin brace di hari terakhir musim itu ketika menggebuk Sunderland 5-1.

Reputasinya sebagai pencetak gol-gol penting, meski bukan pemain utama, berlanjut pada fase awal musim 2017/18. Ia berhasil membuat gol kemenangan di menit-menit akhir di Atletico Madrid di ajang Liga Champions, sementara dua golnya ke gawang Watford, setelah diturunkan ketika Chelsea sedang tertinggal, pada Oktober berhasil membuat tim unggul.

Tak lama setelah Batshuayi membantu klub maju ke putaran lima FA Cup dengan dua golnya ke gawang Newcastle, dan mengoleksi 19 gol dari 53 penampilan di 18 bulan pertamanya bersama Chelsea, ia dipinjamkan ke Borussia Dortmund, klub Bundesliga Jerman, hingga akhir musim.

Sebelum terkena cedera pergelangan kaki, Batshuayi tampil mengesankan di Jerman, mencetak tujuh gol dari 10 penampilan di liga dan dua gol lagi dari empat laga di Liga Europa.

SEBELUM DI CHELSEA

Batshuayi, kelahiran Brussels, bermain sepak bola di level junior di Belgia sebelum memulai karir profesionalnya di Standard Liege pada 2011, membuat debut tim pertama bagi klub terebut saat berusia 18 tahun.

Gol pertamanya adalah gol yang penting, gol kemenangan dalam laga tandang di Kopenhagen di Liga Europa 2011/12 dan gol yang membawa Standard Liege lolos ke babak gugur kompetisi tersebut.

Setelah mencetak dua gol di Piala Belgia seminggu kemudian, gol liga pertama Batshuayi datang dalam kemenangan 6-1 atas Germinal, tetapi jika musim pertamanya lebih merupakan tampilan yang didominasi tentang integrasi dan adaptasi, musim keduanya merupakan salah satu kemajuan yang jelas saat ia mencetak gol secara lebih konsisten dan menjadi anggota penting dari timnya.

Reputasi Batshuayi yang berkembang dengan cepat ini semakin menigkat selama musim 2013/14 ketika ia finis sebagai pencetak gol terbanyak kedua di liga Belgia, serta mencetak hat-trick profesional pertamanya dalam kemenangan 4-2 melawan Oostende.

Itu tidak mengherankan ketika Marseille berminat padanya, dan Batshuayi pindah ke klub Ligue 1 itu pada musim panas 2014, melakukan debutnya sebagai pengganti Dimitri Payet pada hari pertama musim tersebut, sebelum membuka keran gol-nya dalam pertandingan Piala Liga melawan Rennes.

Selama musim pertamanya di Stade Velodrome pemain muda ini lebih sering digunakan sebagai pmain pengganti, tetapi kemampuannya untuk mempengaruhi permainan tampak jelas pada lebih dari satu pertandingan. Dalam laga tandang di St-Etienne, Batshuayi mencetak dua gol dalam waktu lima menit dalam hasil imbang 2-2, dan sepasang gol lainnya mengikuti dalam kemenangan 4-0 atas Lens setelah ia dimasukkan setelah jeda. Gol-nya musim itu memberikan kontribusi bagi Marseille untuk mengikuti kualifikasi Liga Europa.

Kemajuannya dari tahun ke tahun berlanjut ke musim terakhirnya di Perancis. Dia memimpin lini depan dengan mengesankan dan sekali lagi kerap mencetak gol penting. Oktober adalah bulan yang sangat produktif saat ia mencetak gol di setiap pertandingan liga, termasuk satu gol dalam laga tandang di Paris Saint-Germain saat ia mencuri bola di belakang mantan bek Chelsea David Luiz untuk mencetak gol.

Pada jeda pertengahan musim hanya Zlatan Ibrahimovic yang mencetak lebih banyak gol darinya, dan Batshuayi mengakhiri musim dengan mencetak gol di enam pertandingan terakhir liga, dan juga mencetak gol di Piala Prancis melawan PSG.

Total ia mencetak 23 gol musim lalu serta memberikan 10 assist, statistik ini semakin mengesankan mengingat ia bermain di tim yang finis di posisi 13 di Ligue 1.

Batshuayi membuat debut internasional-nya pada bulan Maret 2015 dan mencetak gol tak lama setelah mengganti Christian Benteke dalam kemenangan 5-0 atas Siprus. Dia juga mencetak gol untuk Setan Merah dalam kemenangan atas Italia saat mereka menuju Euro 2016.

Dia mengikuti jejak legenda Chelsea Didier Drogba sebagai penyerang tengan yang pindah ke Stamford Bridge dari Marseille, dan menjadi pemain Belgia ketiga di skuat saat ini, bergabung Hazard dan Thibaut Courtois.

Setelah tampil impresif bersama klub peminjamnya, Borussia Dortmund selama paruh kedua musim 2017/18, pemulihan cederanya, yang diderita di akhir musim, berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan dan Batshuayi akhirnya bergabung dalam skuat Belgia yang berlaga di Piala Dunia dan bahkan mencetak gol saat menang 5-2 atas Tunisia di fase grup.