9

Tammy Abraham

BIOGRAFI

Akademi

Tammy bergabung di kelompok usia Under-8 dan pada perkembangannya bermain di posisi sayap kiri, kanan, maupun penyerang tengah. Ia melakukan debutnya tim muda Under-16 di awal musim 2013/14 dan mencetak gol pertamanya untuk Under-18 sepekan kemudian kala menang 2-1 atas West Ham. Ia bermain sebanyak 17 kali di musim itu dan mencetak lima gol.

Ia menunjukkan pengaruhnya di musim 2014/15, tahun pertamanya sebagai mahasiswa, ketika mencetak 32 gol dari 26 penampilan bagi tim muda. Ia mencetak sembilan gol saat timnya mempertahankan gelar FA Youth Cup dan selalu mencetak gol ke gawang Manchester City di dua leg di final.

Abraham melakukan debutnya untuk tim Under-21 asuhan Adi Viveash pada Februari dan mencetak dua gol ketika mereka menang 5-3. Ia juga mencetak empat gol di UEFA Youth League yang berakhir dengan trofi juara European Championship Under-19.

Di musim 2015/16, striker ini kembali menjadi pencetak gol handal dengan mencetak tujuh gol dari tujuh laga beruntun untuk membantu tim Under-19 kembali menjuarai UEFA Youth League dua tahun berturut-turut. Ia juga mencetak enam gol dari enam laga dalam perjalanan untuk mencapai final Youth Cup untuk kelima kalinya dalam waktu lima tahun. Ia mencetak gol ke-26nya di leg kedua final.

2015/16

Ketajamannya juga tampak kala membela Inggris Under-19, dengan mencetak dua gol saat menang dari Swiss pada Maret 2015. Ia mendapat kontrak profesionalnya pada Oktober 2015 yang mengikatnya hingga akhir musim 2018/19. 

Perkembangannya mendapat pengakuan dan diberikan kesempatan untuk melakukan debut di tim utama oleh Guus Hiddink di Anfield pada Mei 2016.

2016/17

Abraham bergabung dengan Bristol City selama semusim penuh jelang dimulainya musim kompetisi 2016/17. Ia mencetak gol keduanya untuk tim West Country itu dan terus menggetarkan gawang lawan hingga koleksi golnya sudah mencapai dua digit pada akhir September. Meski kemudian penampilan City mengalami penurunan, ia sudah mencapai gol ke-16nya di liga pada awal 2017 dan menjadi pemain muda dengan raihan gol terbanyak di dalam sejarah divisi Championship.

Di akhir musim, ia berhasil mengoleksi 26 gol dari 48 penampilan untuk klub peminjamnya yang berhasil mengindar dari degradasi. Ia mengakhiri musim dengan terpilih sebagai Player of the Year dan Young Player of the Year Bristol City.

Abraham membela timnas Inggris Under-21 pada Oktober 2016 dan mencetak dua gol di laga debutnya, saat menang 5-0 atas Bosnia & Herzegovina di babak kualifikasi Euro. Ia adalah penyerang tengah bagi juara European Under-21 Championships di Polandia pada Juni 2017 dan mendapat banyak pujian atas performanya sebagai striker tunggal. Ia berhasil mencetak gol di semifinal, saat melawan Jerman, namun sangat disayangkan, juga menjadi salah satu dari dua pemain Inggris yang gagal mengeksekusi tendangan penalti dalam adu tos-tosan.

2017/18

Pada 4 Juli 2017 diumumkan bahwa Abraham menandatangani kontrak baru dengan Chelsea berdurasi lima tahun dan akan menghabiskan musim depan bersama Swansea yang juga berlaga di Premier League, dan akan dimanajeri oleh mantan pelatih Chelsea Paul Clement.

Setelah berhasil mencetak lima gol di tiga bulan pertamanya bersama the Swans, Abraham melakukan debut penuhnya bagi timnas Inggris dalam sebuah laga persahabatan melawan Jerman di Wembley pada November 2017.

Ia mengakhiri musim itu dengan delapan gol dari 39 penampilan di semua kompetisi untuk the Swans, yang harus terdegradasi ke divisi Championship.

2018/19

Pada 31 Agustus 2018, Abraham dipinjam Aston Villa yang berlaga di divisi Championship selama semusim penuh. Dia jadi striker pilihan pertama di klub West Midlands itu sepanjang musim 2018/19 dan jadi pemain pertama Villa yang bisa mencetak 20 gol dalam semusim sejak mereka menjadi juara liga pada musim 1980/81.

Secara keseluruhan, Abraham membukukan 26 gol dari 40 penampilan. Gol terakhirnya tercipta saat mengalahkan Derby di laga play-off di Wembley yang memastikan tiket promosi Villa ke Premier League. Ia masuk dalam PFA Championship Team of the Year dan di musim panas 2019 dipanggil untuk memperkuat timnas Inggris dan tampil di Piala Eropa Under-21.

2019/20

Abraham memulai musim 2019/20 dengan menjadi striker pilihan utama Frank Lampard. Dia nyaris menyempurnakan debutnya untuk Chelsea dengan sebuah gol, namun sepakannya hanya mengenai tiang gawang Manchester United di laga pertama musim itu.Kemudian, dia berhasil mendapatkan hadiah penalti di Piala Super namun kemudian eksekusinya dalam adu penalti melawan Liverpool bisa dimentahkan kiper lawan. Laga itu akhirnya berakhir dengan kekalahan.

Kabar positif menyusul kemudian. Tammy hanya butuh tiga menit untuk membuat kami unggul atas Norwich pada 24 Agustus, yang sekaligus merupakan gol pertamanya untuk klub. Gol keduanya, yang tercipta dengan cantik, lahir ketika laga tersisa 20 menit lagi dan menyegel kemenangan dalam laga yang menghasilkan lima gol itu.

Abraham mencetak dua gol di pertandingan melawan Sheffield United satu pekan kemudian, gol pertamanya di Stamford Bridge sebelum menjadi pemain termuda di Premier League yang mencetak Hat-Trick di pertandingan berikutnya melawan Wolves. Tujuh gol di tiga pertandingan membawanya menjadi top skor liga saat itu.

Pada November 2019, dia menjadi pemain termuda kedua Chelsea yang meraih 10 gol di Premier League, setelah Arjen Robben, dengan penyelesaian akhir menawannya melawan Crystal Palace, dan membawa th Blues menang enam pertandingan liga beruntun.

Menutup musim 2019, Abraham terlihat kesulitan untuk mencetak gol, tetapi dia berhasil menutup musim secara elegan dengan gol ikoniknya ke gawang Arsenal di Emirates.

Cedera engkel membuatnya absen, dia hanya bermain di tiga dari delapan pertandingan kami sebelum lockdown dan dia juga harus bersabar setelah sepakbola kembali bergulir dengan Olivier Giroud sedang dalam performa terbaiknya. Abraham masih menjadi pemain kunci kita ketika kita mengembalikkan keadaan di Crystal Palace ketika baru bermain enam menit dari bangku cadangan dan memberikan kita kemenangan 3-2 yang krusial dalam perburuan posisi empat besar. Total Tammy Abraham mencetak 18 gol di semua kompetisi dan menjadi top skor Chelsea musim 2019/20.

Karir di Timnas

Abraham mencetak dua gol pada debutnya bersama timnas Inggris U-21 di bulan Oktober 2016, sebuah kemenangan 5-0 di kualifikasi Piala Eropa melawan Bosnia & Herzegovina. Dia adalah penyerang utama kami di Piala Eropa U-21 pada bulan Juni 2017, dimana dia mendapat banyak pujian ketika bermain sebagai penyerang tunggal. Dia mencetak gol di babak semi-final melawan Jerman, tetapi sayangnya dia gagal mengeksekusi penalti di babak tos-tosan.

Setelah mencetak lima gol dalam tiga bulan pertama musim ini dengan status pinjaman bersama Swansea di Liga Premier, Abraham melakukan debut penuh untuk Inggris dalam pertandingan persahabatan melawan Jerman di Wembley pada November 2017.

Penampilan Abraham setelah kembali ke Chelsea pada awal 2019/20, termasuk gol pertamanya di Liga Champions di Lille, membuatnya dipanggil timnas Inggris pada jeda internasional Oktober, dan keterlibatannya sebagai pemain pengganti di babak kualifikasi di Praha menegaskan penampilannya. status internasional ke depannya, setelah sebelumnya memenuhi syarat untuk mewakili Nigeria.

Gol pertamanya untuk The Three Lions diikuti di putaran berikutnya dari pertandingan internasional pada bulan berikutnya, mencetak gol dalam kemenangan 7-0 atas Montenegro di kualifikasi Euro 2020 lainnya.