Danny Drinkwater

Kasimpasa
  • TANGGAL LAHIR

    5 Maret 1990
  • TEMPAT LAHIR

    Inggris
  • Posisi

    Gelandang

Danny Drinkwater resmi jadi pemain Chelsea di hari terakhir bursa transfer, pada Agustus 2017. Dia pindah dari Leicester dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

Gelandang 27 tahun ini adalah rekrutan keenam kami bagi tim senior pada musim panas tersebut menyusul kedatangan Willy Caballero, Antonio Rudiger, Tiemoue Bakayoko, Alvaro Morata, dan Davide Zappacosta.

Gelandang petarung ini bisa memberikan dampak kedua sisi lapangan. Di Stamford Bridge, Drinkwater bertemu lagi dengan N’Golo Kante. Kerja sama kedua pemain ini membuahkan gelar juara liga bagi Leicester di musim 2015/16.

Drinkwater yang merupakan produk binaan akademi Manchester United, menjalani masa peminjaman yang sukses di Huddersfield, Cardiff, Watford, dan Barnsley sebelum akhirnya bergabung dengan Leicester City pada 2012.

Ia adalah sosok kunci di sana dan terpilih dalam PFA Championship Team of the Season 2013/14 ketika membantu the Foxes kembali ke divisi utama. Ia terus jadi pemain penting bagi timnya. Di akhir musim 2014/15, ia membantu timnya meraih rentetan hasil apik yang menyelamatkan kelangsungan mereka di divisi utama.

Baru di musim berikutnya namanya bersinar terang, di bawah komando mantan manajer Chelsea, Claudio Ranieri. Ia tampil 35 kali di liga dan salah satu dari dua gol yang ia ciptakan di musim itu disarangkan ke gawang Chelsea dalam laga yang berakhir imbang 1-1 di hari terakhir kompetisi. Ia melakukan debutnya di tim Inggris pada Maret dengan melawan Belanda.

Adalah gol penyeimbang yang dicetak Eden Hazard bagi the Blues saat melawan Tottenham yang memastikan kesuksesan Leicester dalam meraih gelar juara, meski kemudian ia harus kecewa lantaran tidak dipilih oleh Roy Hodgson untuk tampil di Euro 2016. Meski demikian, tahun itu merupakan tahun yang berkesan bagi Drinkwater.

Kepergian Kante pada musim panas itu berdampak pada perjalanan Leicester untuk menjaga permainan mereka dalam perjalanan mempertahankan gelar juara. Drinkwater terus menjadi bagian integral dari tim yang akhirnya finis di peringkat 12 musim lalu. Ia tampil sebanyak 29 kali di liga dan 10 kali di Liga Champions saat membantu mereka maju hingga babak perempat final. Ia juga mencetak Goal of the Season Leicester lewat sebuah tendangan setengah voli ketika melawan Liverpool.

Cedera betis menunda debut Drinkwater untuk Chelsea, yang akhirnya terwujud ketika ia menjadi starter saat mengalahkan Everton di ajang Carabao Cup pada akhir Oktober.

Rentetan penampilan sebagai pemain pengganti diselingi dengan dimainkan sejak menit pertama di Anfield yang berakhir imbang dan dalam kemenangan atas Everton di laga terakhir kami di tahun 2017. Ia mencetak gol mengesankan lewat tembakan jarak jauh saat menggasak Stoke 5-0. Itu adalah gol perdananya untuk Chelsea.

Ia mengalami cedera di paruh kedua musim. Ia diturunkan sebagai pengganti saat menjamu Barcelona kemudian dua kali berturut-turut di dua laga tandang ke Manchester yang menjadi penampilan terakhirnya di musim 2017/18.

Drinkwater tidak masuk dalam skema Maurizio Sarri dan hanya tampil di Community Shield. Menjelang musim 2019/20, dia bergabung dengan Burnley dengan status pinjaman hingga Januari.

Dia tampil dua kali bagi the Clarets dalam periode di Turf Moor yang terganggu dengan cedera. Beberapa pekan setelah pindah, dia tampil di turnamen Carabao Cup saat timnya kalah dari Sunderland, juga saat berhadapan dengan Manchester CIty di Premier League pada awal Desember.

Pada Januari 2020, diumumkan bahwa dia akan menghabiskan sisa musim dengan dipinjamkan ke Aston Villa. Namun penampilannya terbatas hanya pada empat pertandingan saja di Midlands, ketika Villa berhasil bertahan di Liga Premier pada hari terakhir yang dramatis ketika bermain imbang 1-1 dengan West Ham, hasil yang cukup bagi mereka untuk finis di posisi ke-17.

Setelah kembali ke Chelsea untuk musim 2020/21, pada Januari 2021 Drinkwater bergabung dengan klub Turki, Kasimpasa dengan status pinjaman hingga akhir musim.