Victor Moses

Spartak Moscow
  • TANGGAL LAHIR

    11 Desember 1990
  • TEMPAT LAHIR

    Nigeria
  • Posisi

    Bek

Victor Moses didatangkan dari Wigan Athletic pada 24 Agustus 2012.

Penampilan terakhir pemain sayap 21 tahun untuk Wigan terjadi saat Chelsea menang 2-0 di DW Stadium akhir pekan sebelumnya. Ia menjadi perhatian berkat kecepatannya dalam menyisir sisi lapangan.

Musim pertamanya sebagai pemain Chelsea ia jalani di klub sebelum kemudian dipinjamkan ke sesama tim Premier League selama tiga musim berikutnya. Di musim 2016/17, di bawah Antonio Conte, Moses menjadi anggota skuat tim utama.

Victor Moses melakoni penampilan ke-100nya untuk Chelsea saat menghadapi Brighton di Boxing Day 2017

photo of Catatan bersejarah Catatan bersejarah

Pemain internasional Nigeria ini adalah produk akademi pemain muda Crystal Palace dan melakukan debutnya di London selatan pada akhir 2007.

Setelah mengukuhkan keberadaannya di klub Championship itu, Moses ditransfer ke Wigan di akhir Januari 2010, tak lama setelah Crystal Palace mengalami masalah keuangan yang mengharuskan mereka melewati administrasi. Ia tak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan Premier League.

Total, ia tampil 74 kali untuk the Latics di liga, setelah bermain 58 kali untuk Crystal Palace.

Di level internasional, Moses sudah membela Inggris sejak dari usia sekolah hingga Under-21. Tetapi, di level senior ia lebih memilih Nigeria. Ia pun melakukan debutnya pada Februari 2012, melawan Rwanda.

Moses tidak diturunkan dari bangku cadangan saat Chelsea kalah 4-1 di tangan Atletico Madrid di Monaco di ajang Piala Super UEFA pada Agustus 2012. Setelah itu, ia turun sebagai pemain pengganti di babak kedua saat menang atas Queens Park Rangers dan Stoke City berturut-turut.

Ia melakukan start pertamanya untuk klub saat menang telak 6-0 atas Wolverhampton Wanderers di Capital One Cup. Gol pertamanya untuk the Blues dicetak lewat sebuah sundulan di laga itu.

Sepekan kemudian, ia melakoni debut di kompetisi Eropa dengan menjadi starter saat menang 4-0 atas FC Nordsjaelland sebelum kemudian digantikan oleh Eden Hazard di pertengahan babak kedua.

Setelah tampil mengesankan dalam kemenangan atas Manchester United dengan skor 5-4 di Capital One Cup yang digelar di Stamford Bridge, di hari terakhir Oktober 2012, tiga hari kemudian Moses diberi kesempatan untuk bermain sejak menit pertama di liga saat menyambangi Swansea. Ia berhasil membuat the Blues unggul lebih dulu di pertengahan babak kedua lewat sebuah tandukan dari jarak dekat namun bisa disamakan oleh tuan rumah di fase akhir pertandingan.

Empat hari kemudian Moses jadi pahlawan ketika tandukannya di masa perpanjangan waktu berhasil memberikan kemenangan 3-2 atas Shakhtar Donetsk di Liga Champions (gambar di bawah). Ia juga mencetak gol di kedua leg perempat final Liga Europa ketika menang atas Rubin Kazan.

Setelah mencetak gol kemenangan penting di markas Southampton di babak ketiga FA Cup, ia kemudian pergi ke Afrika Selatan untuk mewakili Nigeria di Piala Afrika 2013 dan tampil luar biasa untuk membantu negaranya menjuarai turnamen itu untuk kali pertama sejak 1994. Kelolosan mereka ke fase gugur sempat diragukan namun Moses akhirnya mencetak dua gol dari titik putih di fase terakhir di pertandingan ketiga fase grup. Ia juga punya andil dalam terciptanya gol tunggal ke gawang Burkina Faso.

Setelah sempat tidak bermain di empat laga pertama musim 2013/14, dan dengan bergabungnya Willian dan Samuel Eto’o serta keinginan Jose Mourinho untuk menjaga jumlah skuatnya, Moses dipinjamkan ke Liverpool selama semusim penuh di hari terakhir bursa transfer. Di sana ia tampil sebagai starter sebanyak sembilan kali, 13 kali sebagai pengganti, dan mencetak dua gol.

Di akhir musim 2013/14, ia masuk dalam skuat Nigeria yang akan berlaga di Piala Dunia dan tampil di semua laga mereka hingga ke putaran kedua.

Pada 16 Agustus 2014, diumumkan bahwa Moses akan bergabung dengan Stoke City dengan status pinjaman hingga akhir musim. Ia menjalani musim yang sukses di klub the Potteries yang finis di urutan kesembilan klasemen Premier League, meski sempat didera cedera di periode tersebut. Total, ia tampil 23 kali dan mengemas empat gol.

Pada 1 September 2015, setelah tampil sebagai pemain pengganti saat Chelsea berhadapan dengan Arsenal di Community Shield, diumumkan bahwa Moses menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan the Blues dan akan menghabiskan musim 2015/16 dengan dipinjamkan ke West Ham United.

Ia mencetak gol kemenangan di markas Man City di laga keduanya dan total bermain 26 kali – 16 di antaranya sebagai starter – serta sukses membantu the Hammers lolos ke Liga Europa dan mencapai perempat final FA Cup. Moses kembali mencetak gol, kali ini di kandang Blackburn di putaran kelima.

Moses menarik perhatian banyak orang selama pramusim Chelsea di musim panas 2016, sebenarnya bukan yang pertama kalinya, namun kali ini manajer baru kami, Antonio Conte, ingin mempertahankan si pemain selama semusim berikutnya daripada meminjamkannya ke klub lain. Keputusan itu terbayar lunas ketika Moses dimainkan sebagai bek sayap pada Oktober. Moses mengisi pos bek sayap kanan seolah-olah seperti telah bermain di posisi itu sepanjang hidupnya dan menjadi faktor penting dari kebangkitan pesat posisi kami di klasemen Premier League.

Ia mencetak gol kemenangan atas juara Leicester setelah sebelumnya mencetak dua gol lain ketika dimainkan sebagai pemain sayap konvensional. Ia juga membikin gol kemenangan ke gawang tim tamu Spurs jelang akhir November 2016 (gambar di bawah). Kemampuannya dalam menyerang dan bertahan yang sama baiknya mendapat pujian tinggi karena dianggap sebagai alasan ampuhnya formasi 3-4-3 yang dimainkan Chelsea.

Di awal Maret 2017, penampilan apiknya diganjar perpanjangan kontrak dua tahun, yang berakhir pada 2021.

Di akhir musim itu, Moses tampil 34 kali dari 38 laga Premier League yang berakhir dengan gelar juara untuk Chelsea. 29 di antaranya sebagai pemain starter. Ia mencetak tiga gol di liga. Sayang sekali, musim terbaik dalam kariernya itu harus diakhiri dengan kurang membahagiakan menyusul dua kartu kuning yang diterimanya di final FA Cup ketika timnya kalah dari Arsenal.

Beberapa bulan kemudian, ia membuat para pendukung bersorak di venue yang sama ketika membuka keunggulan kami di laga Community Shield. Laga yang berlanjut hingga adu penalti itu berakhir dengan kekalahan.

Ia membuat tiga gol lagi di musim 2017/18, saat menang atas Brighton, West Brom, dan Burnley, dan terus dimainkan sebagai bek sayap kanan. Ia tampil 38 kali di semua kompetisi dan mengakhiri musim itu dengan gelar FA Cup untuk pertama kalinya. Ia tampil 90 penuh saat menaklukkan Manchester United di Wembley.

Moses masuk dalam skuat Nigeria yang akan berkompetisi di Piala Dunia dan tampil apik di sepanjang turnamen. Ia selalu jadi starter di semua laga Nigeria dan bahkan mencetak gol lewat titik putih saat menghadapi Argentina di fase grup.

Pada 25 Januari 2019, setelah hanya tampil enam kali bagi the Blues di bawah arahan Maurizio Sarri, Moses bergabung dengan Fenerbahce selama 18 bulan dengan status pinjaman.

Di paruh pertama musim di sana, dia mengemas empat gol dari 10 kali bermain sebagai starter dan enam sebagai pengganti untuk membantu klub asal Istanbul itu finis di peringkat enam. Setelah bersama tim Turki tersebut, dia langsung reuni dengan Antonio Conte dan membawa Inter lolos ke final Liga Europa.

Victor Moses resmi dipinjamkan ke Spartak Moscow untuk musim 2020/21. Transfer tersebut menjadi kelanjutan perjalanan Moses di Turki dan Italia musim lalu, pertama di Fenerbahce dan kemudian di Inter Milan, yang ia bawa hingga final Liga Europa.